Terimakasih atas kunjungan Anda, salam santun erat ukhuwah fillah. ^_^

Sabtu, 29 September 2012

◕‿◕ Kisah Tukang Kayu ◕‿◕



Bissmillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh,

Dear Sahabat Fillah...
Seorang tukang bangunan yang sudah tua berniat untuk pensiun dari profesi yang sudah lama ia geluti selama puluhan tahun. Ia ingin menikmati masa tua bersama istri dan anak cucunya. Ia tahu akan kehilangan penghasilan rutinya namun bagaimanapun tubuh tuanya butuh istirahat. Ia pun menyampaikan rencana tersebut kepada mandornya. Sang mandor merasa sedih, sebab ia akan kehilangan salah satu tukang kayu terbaik, ahli bangunan yang handal yang ia miliki dalam timnya. Namun ia juga tidak bisa memaksa. Sebagai permintaan terakhir sebelum tukang kayu itu berhenti, sang mandor memintanya untuk sekali lagi membangun sebuah rumah untuk terakhir kalinya. Dengan berat hati si tukang kayu menyanggupi namun ia berkata karena ia sudah berniat untuk pensiun maka ia akan mengerjakan tidak dengan segenap hati, "kerjakanlah dengan terbaik yang kamu bisa. Kamu bebas membangun dengan semua bahan terbaik yang ada."

Tukang kayu lalu memulai pekerjaan terakhirnya. Ia begitu malas-malasan. Ia asal-asalan membuat rangka bangunan, ia malas mencari, maka ia gunakan bahan-bahan berkualitas rendah. Sayang sekali ia memilih cara yang buruk untuk mengakhiri karirnya.

Saat rumah itu selesai. Sang mandor datang untuk memeriksa. Saat sang mandor memegang daun pintu depan, ia berbalik dan berkata, "ini adalah rumahmu, hadiah dariku untukmu!" Betapa terkejutnya si tukang kayu. Ia sangat menyesal. Kalau saja sejak awal ia tahu bahwa ia sedang membangun rumahnya, ia akan mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Sekarang akibatnya, ia harus tinggal di rumah yang ia bangun dengan asal-asalan. Inilah refleksi hidup kita!

Pikirkanlah kisah si tukang kayu ini. Anggaplah rumah itu sama dengan kehidupan anda memalu paku, memasang rangka, memasang keramik, lakukanlah dengan segenap hati dan bijaksana. Sebab, KEHIDUPAN SAAT INI ADALAH AKBIAT DARI PILIHANMU DI MASA LALU. MASA DEPANMU ADALAH HASIL DARI KEPUTUSANMU SAAT INI. 

(^0^)/ Cia Yo!!!
♡ ツ Berbagi Itu Indah ♡ ツ

Rabu, 26 September 2012

(๑・‿・๑) Melepas Amarah, Meraih Keikhlasan (๑・‿・๑)



Bissmillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh, 

"Terus memendam amarah SAMA SEPERTI MENGGENGGAM BARA PANAS untuk dilontarkan kepada seseorang, dan andalah yang akan terbakar". {Sidharta Gautama}

Dear sahabat fillah yang baik dan sabar hatinya...
Dalam hidup memang wajar kalau ada peristiwa-peristiwa yang membuat kita marah dan kecewa. Tapi cepat kendalikan emosi anda kembali. Jangan biarkan rasa amarah, dendam, iri, kesal atau kecewa kepada pasangan, teman, rekan kerja, atau atasan di kantor bercokol lama di hati kita. 

Kekesalan, amarah, dan kekecewaan hanya akan mengaktifkan hukum tarik menarik, membuat anda menerima apa yang anda berikan. Bila kesal pada pasangan atau ada kawan yang mengikari janji, lalu anda menyalahkan mereka atas kekacauan semua itu, maka anda akan mendapatkan kembali keadaan yang dipersalahkan itu.

Kembalinya keadaan itu tidak harus selalu dari orang yang anda salahkan, tetapi sejatinya anda akan mendapatkan kembali keadaan yang anda salahkan itu. Ikhlaskanlah, maafkanlah. Hati akan terasa lebih lega dan ringan dalam menjalani hidup, lebih fokus terhadap tujuan hidup tanpa terbebani penyakit-penyakit hati yang hanya akan menghabiskan energi positif. 

"Jika saya mengikhlaskan diri saya, saya menjadi yang saya inginkan. Jika saya mengikhlaskan yang saya punya, saya akan menerima apa yang saya butuhkan". {Tao te ching}

Semoga Allah mengaruniai sabar yang tak terbatas dan ikhlas yang tak bertepi untuk kita semua, sehingga apa pun rintangan dan cobaan yang dilalui akan terasa lebih ringan. Aamiin. :-)
♡ ツ Berbagi Itu Indah ♡ ツ

Minggu, 23 September 2012

Ya Rasulullah.. Pantaskah Kami Menjadi Umatmu




Bissmillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh,

Ya Rasulullah...
Kekasih Allah yang dimuliai
Kau telah lama pergi meninggalkan kami
Namun, peninggalanmu memberi kesan besar di hati kami

Ya Rasulullah... Kau meninggalkan Al-Quran, untuk menjadi rujukan kami
Ya Rasulullah... Kau meninggalkan sunnahmu, untuk menjadi pedoman kami
Ya Rasulullah... Kau meninggalkan akhlakmu, untuk kami contoh
Ya Rasulullah... Kau meninggalkan sahabat-sahabatmu, untuk kami ikuti
Ya Rasulullah... Kau meninggalkan pewarismu para ulama, untuk kami pelajari

Ya Rasulullah...
Kami menyanjung betapa hebatnya kerajaan Islam yang dibina umatmu dulu
Kami menyanjung betapa luasnya empayar Islam yang dibina umatmu dulu
Kami menyajung betapa hebatnya keberanian umatmu melawan musuh tanpa gentar

Namun..
Segala-galanya telah ditenggelami zaman
Umatmu di sana menderita dianiya bangsa yang dulu pernah kau sebut
Umatmu di sini hanya mampu melihat penderitaan mereka

Alangkah malunya jika Kau melihat, apa yang sedang umatmu lakukan kini
Kami terlampau sibuk mengejar cita-cita
Tak tertahan tergoda dengan hawa nafsu
Mengejar cinta yang tiada kepastian
Tak terdaya melindungi kaum muslimah
Terhimpit dengan sifat jahiliyah yang kau perangi dulu
Hanyut dalam permodenan hidup
Obses dengan hiburan melampau
Asyik dengan pemujaan berhala modern "contohnya artis-artis di Televisi"

Ya Rasulullah...
Kami telah benar-benar berdusta dengan risalah yang dibawamu
Kami merasa sangat malu untuk bertemu denganmu kelak
Kasih sayangmu kepada kami tak terbalas

Ya Rasulullah...
Layakkah kami menjadi umatmu..? 

(◡‿◡✿)
♡ ツ Berbagi Itu Indah ♡ ツ

Jumat, 21 September 2012

✰Jadilah TUAN Bagi Sang WAKTU ✰



Bissmillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh,

✰˚* ˚ ★ღ ˚ 。✰ •* ˚ ♥♥" ✰ Jadilah TUAN Bagi Sang WAKTU ✰˚* ˚ ★ღ ˚ 。✰ •* ˚ ♥♥" ✰

Dear sahabat fillah yang pintar...

Dalam manajemen waktu, kita mengetahui bahwa siapa pun 

diberi modal yang sama, 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 

4 minggu sebulan, 12 bulan setahun. Pada masa yang sama ini, 

ada yang bisa mengelola waktunya dengan baik, ada yang tidak

bisa mengelola waktunya dengan baik, bahkan ada yang 

mainkan oleh sang waktu, dan ada pula yang terpenjara oleh 

waktu. JADILAH TUAN BAGI SANG WAKTU. JANGAN 

MENJADI BUDAK WAKTU. Jadilah pemenang kehidupan ini

melalui pengelolaan waktu yang baik!

Believe we can! And...Good Luck, everyone!

GO..GO..GO..!!!

(✿◠‿◠) Cenyum dikit...✰˚* ˚ ★ღ ˚ 。✰ •* ˚ ♥♥" ✰✰˚* ˚ ★ღ ˚ 。✰ •* ˚ ♥♥" ✰
♡ ツ Berbagi Itu Indah ♡ ツ

~** Wahai Kekasih Halalku.. **~


Wahai kekasih halalku...
Namamu tak terukir
Dalam catatan harianku
Asal usulmu tak hadir
Dalam diskusi kehidupanku
Wajah wujudmu tak terlukis
Dalam skesta mimpi-mimpiku
Indah suaramu tak terekam
Dalam pita batinku
Namun kau hidup mengaliri
Semangat dan perjuanganku
Sebab
Kau adalah hadiah
Dari Tuhan
Untukku

^_^ 

♡ ツ Berbagi Itu Indah ♡ ツ